7.06.2011

Study, What For ??


Sebenarnya, untuk apa belajar? Atas dorongan siapakah/apakah seseorang belajar?
Untuk jawaban atas judul dari tema tulisan kali ini, setiap dari Anda bisa menjawabnya sesuai dengan kebutuhan dan tujuan masing-masing. Setelah beberapa tahun belajar mengikuti pendidikan formal, dan pendidikan tidak formal dari berbagai formator, perkenankan Aku berbagi pendapat mengenai pertanyaan ini.
Belajar untuk Semakin Berbudi
Segala proses belajar, baik yang formal maupun informal (di luar proses belajar mengajar sekolah) (menurutku) mengusahakan supaya seseorang lebih mengenal dirinya sendiri. Menjadi mengenal bagaimana seharusnya menjadi citra/pribadi seperti penciptanya. Salah satu kata yang menunjukkan pribadi itu adalah "BERBUDI". Budi adalah suatu pribadi mendalam dalam diri seseorang sehingga tercermin dalam tingkah lakunya. Sejak kanak-kanak pun bahkan pelajaran tentang budi yang sudah dikenalkan kepada kita. Kita mengenalnya dengan istilah : sopan santun. Setelah perjalanan hidup, pelajaran tentang budi itu tidak sekedar "nongkrong" di tahap pemahaman, tetapi sudah masuk ke dalam penerapan. Kapan harus menggunakan sopan santun dan kepada siapa, dalam bentuk apa. Di sanalah mulai pelajaran berguna.

Belajar untuk Sukses

Belajarlah untuk mencapai kesuksesan. Apapun kesuksesan yang terpikirkan, raihlah. Kalau belajar tidak membuat kita sukses, ada kesalahan dalam proses belajar (atau bahan pelajaran) itu. Kesuksesan itu penting karena sukses menunjukkan bahwa perilaku berbudi itu telah menunjukkan hasil yang tepat dan belajar menuntun ke jalan yang "benar". Kebalikannya, seandainya aku tidak sukses, aku cenderung akan menyalahkan tempat formal di mana aku mendapatkan pelajaran, budipekerti yang aku miliki, dan setiap formator yang tidak mampu mendidik aku. Kapan aku akan menyalahkan diriku? TIDAK AKAN PERNAH. Jadi, sebelum menyalahkan hal yang sebenarnya tidak perlu disalahkan, mari mulai dari sekarang (setelah membaca ini) men-set pikiran untuk belajar supaya sukses. Belajar tidak sekedar mendapatkan nilai A plus plus, atau ditaruh di atas podium yang tinggi (kecuali jika memang itu makna sukses bagi Anda). Belajarlah untuk sukses dalam menjalani hidup ini supaya pada akhirnya Anda akan tersenyum dengan ramah kepada diri sendiri, dan perjalanan belajar hidup Anda.

Belajar untuk Berguna

Menjadi bagian dari kehidupan juga akan semakin membangkitkan kehidupan dalam diri sendiri. Berguna adalah bukti kehidupan kita memberikan reaksi positif bagi kehidupan lain di sekitar. Antara berbudi, sukses dan berguna akan membentuk jalinan erat dari proses dan hasil belajar. Jika seandainya jalinan ini tidak terbentuk, yakinlah ada masalah dari proses dan hasil belajar Anda.
Bagaimanapun berbudinya seseorang tidak akan dikatakan budi yang baik jika tidak sukses. Bagaimanapun suksesnya seseorang, tidak akan mencapai sukses yang benar jika tidak melalui jalan yang berbudi. Dan, budi yang baik dengan kesuksesan yang benar, akan lebih cemerlang saat berguna.

Jadi, sudahkah Anda belajar dengan baik dan benar hari ini?

" jangan sia-siakan hidup dengan pelajaran yang tidak perlu "
yN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HAPPY COMMENT...