7.10.2011

Lucky is Lock and Key

 Tips ujian Osce bagi Hidup

Melewati ujian osce (salah satu bentuk ujian menjawab soal dengan batas waktu) hari ini di bagian kulit memberikan banyak sekali kesadaran dalam pikiranku. Dua hal penting yang aku ingat betul setelah menjalani ujian itu yaitu :
Pertama, aku masih belum benar-benar pintar.

Kedua, keberuntungan sangat dibutuhkan bagi orang yang belum pintar seperti aku.


Luky means Lock and Key, itu menurutku. Keberuntungan ini seperti sebuah kunci yang membuka suatu tempat ataupun kesempatan yang sepertinya tidak mungkin. Saat sudah habis seluruh daya upaya dikeluarkan, maka semua kembali berharap pada Lock and Key. Semoga saja di tangan ini, saat mengerjakan ujian, ada kunci yang dapat membuka pintu jawaban yang benar.

Siapa yang menaruh begitu harapan kepada Luky ini dibandingkan usaha sendiri? AKu pernah. Padahal belum berusaha dengan maksimal, sudah langsung berharap "semoga saja beruntung dapat soal yang mudah". Saat SMP doeloe beberapa teman ada juga yang mengharapkan Luky dengan menghitung jumlah kancing baju. Berharap kunci dari pintu jawaban itu ada di salah satu kancing baju. Seperti sulap saja.... Jangan salah. Itulah uniknya Luky, tidak perlu penjelasan rasional untuk mencari alasannya, tapi sering kali dengan tindakan itu ada jawaban yang tepat. What a luck!

Ada juga seorang guruku berkata, keberuntungan itu (lucky) adalah saat kesiapan menemukan waktu yang tepat. misalnya seperti ini : Kamu belajar terus menerus meskipun tidak di masa ujian. Saat minggu-minggu ujian, intensitas belajarnya semakin ditingkatkan. Nah, ada saja bagian materi yang tidak terpikirkan untuk membacanya ternyata malah Kamu baca selama belajar rutin itu. Sedangkan selama minggu-minggu ujian Kamu hanya berfokus pada materi ujian yang "biasanya" muncul. Saat ujian tiba, tiba-tiba ada soal yang diluar dari "biasa", ternyata pernah Kamu baca sebelumnya meskipun tidak mendalam. Dalam hati, mungkin akan muncul perkataan " waaah, untung saja pernah baca materi ini.
Suatu keberuntungan kan?? ohoho, ya right!

Aku dan adikku selalu mengatakan kepada ayah dan ibuku : "senang rasanya menjadi anak dari keluarga ini. Dari mama aku mendapatkan pengetahuan, dari papa aku mendapatkan keberuntungan. Sayangnya keras kepala dan pemalas juga diturunkan dari papa ya...."
Menurutmu, apakah keberuntungan itu benar-benar ada? Mari Aku buktikan dengan hasil ujian Osce kali ini. Is the Key in my hand?

"Ketuklah, maka pintu akan dibukakan"

Sumber gambar : http://www.suksestotal.com/image-files/semanggi-berdaun-empat.png

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HAPPY COMMENT...