9.17.2011

Omongan Kosong





Conversation for my self

..........

"Hei,dik, kenapa kamu pulang mendahului yang lain ??"
"Maaf pak, saya tidak mau membuang waktu saya di sini. Bukankah sudah waktunya untuk pulang kerja sesuai kontrak? Toh juga saya lembur selama 4 jam tidak mendapatkan tambahan dana."
"Yah, memang begitu aturannya."
"Berarti saya tidak sesuai dengan aturan itu,pak. Maaf, saya mungkin tidak cocok untuk bekerja selarut ini tanpa penghargaan yang layak."
"Bersabarlah. Lama kelamaan kamu akan terbiasa dengan pekerjaan ini. Nanti, semua akan terbiasa dan tanpa disadari akan terselesaikan juga tugas-tugas. Ya kan."
"Iya, pak. Tapi, saat itu saya juga akan terbiasa kehilangan hidup saya."
"Hidup bagaimana? bukankah bekerja juga bagian dari hidup? Saya menikmati pekerjaan saya seperti bagian dalam hidup saya."
"Iya. Setidaknya bagi saya sendiri bekerja hanya satu bagian supaya saya dapat menjalani hidup saya. Bukan sebaliknya, saya hidup untuk pekerjaan saya. So, saya pikir pikiran saya sudah mulai terbalik setelah bekerja di sini. Saya ingin kembali ke jalur di mana saya menikmati hidup saya. "
"Ah, kalau kamu keluar dari pekerjaan ini, bagaimana kamu bisa menjalani hidup? Kan tidak mungkin juga."
"Berhubung saya percaya pada Tuhan, saatnya nanti, kehidupan yang membawa saya pada pekerjaan yang sesuai dengan kehidupan itu sendiri."
"Pikirkalah dulu sebelum menyesal nanti. Masih ada waktu untuk menenangkan diri."
"Barangkali saya akan menyesal sebelum saya menyadarinya. Atau mungkin juga tidak.
Terima kasih atas sapaannya, Pak. Selamat menjalani hidup Anda, dan saya menjalani milik saya."

.................

So, don't forget the reason you work....
~yN

Sumber gambar :
http://www.wolfescape.com/Humour/NonMedThumbs/BeforeWorkAfterWork.gif

1 komentar:

HAPPY COMMENT...