6.14.2011

Kiamat, Undur Jam Tayang



Siapa yang dapat menentukan kapan kiamat akan tiba? Sebuah kalender Maya ribuan tahun yang (katanya) mendekati ketepatan/kebenaran? Ataukah seorang yang (katanya) penuh iman sehingga dapat menentukan hari kiamat? Sepertinya kiamat adalah  suatu "dagangan" yang dijajakan dengan begitu semangat, dengan iming-iming perkataan penuh berbusa yang mencoba membuat orang berpikir "wah, rasanya benar juga yang dikatakan orang itu".

Suatu tema yang sangat hangat di tahun kemarin hingga tahun ini, kiamat, akan semakin hangat karena waktu yang telah diprediksikan sebagai D Day akan segera tiba. Tahun depan (katanya) kejadian itu akan tiba, di bulan Desember. Kejadian macam apa? Meteor jatuh dari langit seperti film Armagedon? Suatu badai matahari yang merusak keseimbangan alat-alat elektronik manusia? Atau (oleh karena pengaruh badai matahari juga) adanya pembalikan kutub? Suatu tsunami yang amat besar sehingga mengulang kembali kisah nabi Nuh? Siapa yang tahu?


Mungkin saja kiamat adalah masa di mana semakin banyak pengangguran, dengan pasokan makanan (pokok) yang semakin menipis, sehingga kesenjangan antara the have dengan the lost semakin besar. Kesenjangan ini menyebabkan timbulnya keresahan di masyarakat dan keamanan di berbagai segi kehidupan menjadi terganggu. Aparat keamanan yang diharapkan dapat menolong ternyata menjadi gembong. Keyakinan terhadap hidup yang baik semakin pudar. Tidak ada lagi kenyamanan hidup. Di sanalah kiamat sudah berjalan.

Loh, berarti negeri ini sedang kiamat dunk??

Hmm, barangkali.
Coba pikirkan dan bertanya pada diri sendiri, kenapa takut pada kiamat? Hayoooo. Apakah karena takut akhirnya mati dan masuk neraka? Ataukah masih banyak yang belum dilakukan sehingga tidak rela untuk meninggalkan dunia ini? Belum nikah? Belum kawin (berkali-kali)? Belum kaya? Belum sempat miskin? Dan, masih banyak lagi. Tapi, memang sepertinya setiap kali kata KIAMAT didengarkan, ada perasaan was-was. What will happen to me? Padahal, secemas apapun kita, tidak akan merubah kiamat itu. Tidak akan merubah waktunya. Tidak akan merubah bentuknya. Dan, tidak akan merubah apa yang mungkin terjadi pada kita. Yang (mungkin) bisa dirubah adalah bagaimana kita akan menghadapinya.

Lalu, kembali lagi neh, kapan kiamat akan tiba?

Lagi-lagi masalah ini adalah masalah yang subjektif. Tergantung dari persepsi apakah itu kiamat. Kalau dipikirkan sebagai sesuatu yang WAH seperti tergambarkan dalam fiksi ilmiah, barangkali dikaitkan dengan perhitungan para ahli ilmiah. Jika dikaitkan dengan keadaan sosial, bisa jadi sudah berlangsung sekarang. Penggambaran perubahan sosial ini seperti diterangkan dalam tradisi hindu, yang disebut Jaman Kali di mana hawa nafsu mengalahkan semuanya. Antara jaman Kali hingga munculnya sang Awatara (dewa di akhir jaman) adalah sangat dekat! Sang Awatara akan datang menunggang kuda putih, sambil membawa sabit di tangannya. Namun, sekali lagi, tidak diketahui waktunya. Hanya tanda-tanda yang diberikan untuk 'memprediksi".

Barangkali kita harus merendahkan hati, bahwa waktu kemunculan kiamat bukanlah sesuatu yang dapat diprediksi oleh manusia secara tepat, bahkan oleh kalender ribuan tahun yang dianggap memiliki presisi terbaik. Kiamat dan segala bentuknya adalah hak prerogatif Tuhan sebagai "penyusun" kehidupan di semesta (seandainya percaya dengan adanya Tuhan). Dalam kitab suci umat Kristiani, Yesus bersabda : "akan datang waktunya, namun hanya Bapa yang tahu." Dalam artian, hanya Tuhan yang tahu kapan kiamat akan dilaksanakan.

Justru karena kita belum mengetahui kapan sebenarnya pesta Kiamat itu akan tiba, kita harus mempersiapkan diri dengan lebih baik supaya selalu siap. Apapun penggambaran kiamat yang terpikirkan dalam benak manusia, persiapan sudah dilakukan sekarang, saat ini. Barangkali, yang terutama adalah persiapan psikis. Ada syukurnya juga banyak orang mulai sering memprediksikan "waktu-waktu baik" kiamat akan muncul - seperti yang terjadi bulan lalu. Dengan pemberitaan itu, sebenarnya kita diingatkan untuk bersiap-siap. Memang, kenyataannya tidak jadi kiamat, to. Diundur lagi. Mungkin saja di bulan-bulan ke depan ada yang memprediksikan kiamat tanggal xx bulan bb tahun yy, dan mungkin mundur lagi. Prediksi kalender Maya di bulan desember nanti, mungkin akan ada revisi juga. Atau malah tepat? Ah, yang manapun, boleh-boleh saja, meskipun sejarah menunjukkan sering kali adanya revisi jam tayang dari pesta kiamat.

Aku sendiri membayangkan saat pesta kiamat itu tiba, akan ada malaikat cewek cantik dengan baju minim yang datang, lalu mendekat di hadapanku, sambil berkata : mau apa liat-liat? Naksir ya? Mau dijotos?!
Woh! Masak sudah mau kiamat juga dimarahi cewek. Payah! Benar-benar kiamat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HAPPY COMMENT...